Bam Mastro Hadirkan EP Kedua, “I’m An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don’t Exist”

Bam Mastro terus melanjutkan perjalanan musik dengan bernaung di bawah namanya sendiri. Setelah merilis single dan video musik dari Inamorata dan memberikan preview dalam pertunjukan di akhir Maret 2018 kemarin, frontman Elephant Kind ini menuntaskan janjinya dengan merilis EP keduanya I’m An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don’t Exist.

Tajuk yang cukup panjang bukan hanya sebagai rangkatan kata yang memiliki makna yang unik, tetapi juga memiliki ikatan personal bagi Bam Mastro pribadi yang sekaligus menjadi gambaran keseluruhan dari isi EP keduanya ini.

“Saya merasa sulit untuk menemukan tempat yang memang cocok untuk saya. Di manapun saya berada, saya selalu merasa jika saya berbeda dari yang lain. Bukan hanya tentang saya yang merasakan, namun juga ketika berinteraksi dengan mereka yang ada di manapun, sering terjadi dimana apa yang saya utarakan selalu memiliki sudut pandang berbeda dan cenderung kontra dengan mereka kebanyakan,” ujar Bam Mastro menjelaskan.

Berbeda dengan Elephant Kind yang digawangi oleh beberapa kepala lainnya, Bam Mastro begitu leluasa berpikir dan bergerak dalam proyek musik solonya ini. Masih memiliki semangat yang sama seperti kali pertama ia merilis EP perdananya, I Bleach My Skin di 2017 lalu, Bam kembali menuangkan kegelisahan dalam EP I’m An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don’t Exist namun dengan cara yang berbeda.

“EP pertama dan EP kedua ini masih merangkum apa yang ada di benak saya, kegelisahan yang saya rasakan dari sudut pandang saya pribadi. Hanya saja untuk kali ini dikemas begitu berbeda dibandingkan EP pertama kemarin. EP I Bleach My Skin berbicara tentang kekesalan saya terhadap perbedaan warna kulit dan ras dimana orang Indonesia seakan meninggikan mereka orang-orang asing dan dikemas dalam nuansa gelap dan sendu. Namun dalam EP I’m An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don’t Exist ini semuanya lebih berwarna dan dengan lirik yang memberikan banyak pencerahan daripada menggerutu atas keadaan. Bagi saya pribadi, EP kedua ini lebih seru dan memiliki dinamikanya tersendiri,” tambah Bam lagi.

News
.Feast Rilis Single Baru Berjudul “Peradaban” Hampir setahun selang rilisnya album perdana yang berjudul ‘MULTIVERSES’, unit rock muda asal Jakarta, .Feast, kembali dengan single baru yang berjudu...
Rock N Roll Mafia Merilis Album Pendek Terbaru Berjudul Unison Band elektronik veteran asal Bandung, Rock N Roll Mafia, baru saja merilis album pendek terbaru yang diberi judul Unison. Album ini merupakan karya la...
Dengar Single Solo Terbaru Dari Olive Latuputty Olive Latuputty atau Olive merupakan penyanyi Jazz Indonesia yang mempunyai ciri khas tersendiri. Selain bergabung dengan band Parkdrive, Olive juga t...
Teddy Adhitya Siapkan Pertunjukan Merayakan Satu Tahun Album “Nothing is Real” Teddy Adhitya, penyanyi solo RnB asal Jakarta yang banyak terpengaruh oleh Brian McKnight, Music Soulchild, D’ángelo, BoyzIIMen hingga Chris Brown...
SoftAnimal Kembali Ke Era Grunge Dengan Album ‘Nanook’ SoftAnimal adalah project yang sangat personal yang pernah dibuat dimana Bayu Adisapoetra membuat semua kebutuhan yang terdapat di dalam SoftAnimal. S...
Tags: